Latest Updates

Cari Blog Ini

Panduan Penyusunan RPP dengan EEK

indonesiacerdas.web.id
Sesuai dengan Permendiknas No. 41 tahun 2007 tentang Standar Proses, maka ada 3 proses yang harus dilalui oleh peserta didik pada kegiatan inti di kegiatan pembelajaran.
” Kegiatan inti merupakan proses pembelajaran untuk mencapai KD. Kegiatan pembelajaran di­lakukan secara interaktif, inspiratif, menyenang­kan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. Kegiatan ini dilakukan secara sistematis dan sistemik melalui proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.”Apa, dan bagaimana proses tersebut?
 
Kegiatan  Eksplorasi. 
Dalam kegiatan eksplorasi, guru melakukan kegiatan berikut:

Melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema Materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prin­sip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber;
Menggunakan beragam pendekatan pembela­jaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain;
Memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya;
Melibatkan peserta didik secara aktif dalam se­tiap kegiatan pembelajaran; dan
Memfasilitasi peserta didik melakukan per­cobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.
 
Macam-macam alternatif kegiatan eksplorasi:Membaca tentang, Mendengar tentang, Berdiskusi tentang model (teks/ karya), Mengamati demonstrasi, Mengamati simulasi kasus, Mengamati 2 perbandingan (yang salah dan yang benar), Mencoba melakukan kegiatan trtentu, Membaca kasus (bedah kasus), Talk show, Berwawancara dengan sumber tertentu  (menggali informasi), Observasi terhadap lingkungan, Mencoba melakukan kompetensi dengan kemampuan awalnya, Mencoba bereksperimen, Bernyanyi  (berkaitan dengan konsep yang akan dibahas) ataupun Bermain (berkaitan dengan konsep yang akan dibahas)
 
Kegiatan Elaborasi. 
Dalam kegiatan elaborasi, guru melakukan hal-hal berikut : 
Membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna;
Memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memuncul­kan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;
Memberi kesempatan untuk berpikir, menga­nalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut;
Memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif;
Memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar;
Memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok;
Memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja individual maupun kelompok;
Memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan;
Memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa per­caya diri peserta didik.
 
Macam-macam alternatif kegiatan elaborasi: 
Diskusi/ mandiri, Mengidentifikasi ciri, Menemukan konsep, Melakukan generalisasi,  Mencari bagian-bagian,  Mendeskripsikan persamaan dan perbedaan, Memasukkan dalam kelompok yang mana (memilah-milah), Membandingkan dengan dunia nyata atau pengetahuan yang telah dimiliki (analisis beda dan persamaannya), Menganalisis mengapa terjadi begini/ begitu dari hasil eksperimen/ demonstrasi, Meramalkan apa yang akan terjadi dari eksperimen, Mengidentifikasi  mana yang beda/sama dengan model bandingkan/kriteria dan mana yang lebih baik, Mengidentifikasi apa yang salah/benar, mengapa salah/benar, Mengurutkan, Mengelompokkan, Mengkombinasikan, Menyusun mana yang berhubungan dan mana yang tidak, Menguhung-hubungkan (mencari model hubungan), Memasangkan contoh dan bukan contoh (memanfaatkan model bandingan untuk elaborasi)
 
Kegiatan Konfirmasi. 
Dalam kegiatan konfirmasi, guru melakukan kegiatan-kegaiatan berikut.

Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,
Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplo­rasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,
Memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,
Memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar;
Berfungsi sebagai narasumber dan fasilita­tor dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan be­nar;
Membantu menyelesaikan masalah;
Memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi;
Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh;
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Macam-macam alternatif kegiatan konfirmasi:  
Penyimpulan, , Memberikan balikan apa yang dikerjakan peserta didik, Penjelasan mengapa salah, Penjelasan mana yang bnar dan yang salah, Meluruskan yang salah, Menegaskan yang benar, Melanjutkan/ menambahkan  yang kurang, Mengangkat kasus yang salah dan yang benar  - menjelaskan mengapa salah/benar, Menyimpulkan konsep, kriteria , prinsip, cara mencapai yang lebih baik, contoh dan bukan contoh, Memperluas contoh yang bebar dan yang salah, Menjelaskan bagaimana seharusnya atau Menciptakan rubrik.

Demikian panduan menyusun RPP dengan EEK. Semoga bermanfaat.

0 Response to "Panduan Penyusunan RPP dengan EEK"

Posting Komentar

Entri Populer